Selasa, 17 April 2018


LANDASAN TEORITIS MULTIMEDIA PEMBELAJARAN



A. Pengenalan Multimedia
            Multimedia diambil dari kata multi dan media. Multi berarti banyak dan media berarti media atau perantara. Multimedia adalah gabungan dari beberapa unsur yaitu teks, grafik, suara, video dan animasi yang menghasilkan presentasi yang menakjubkan. Multimedia juga mempunyai komunikasi interaktif yang tinggi. Bagi pengguna komputer multimedia dapat diartikan sebagai informasi komputer yang dapat disajikan melalui audio atau video, teks, grafik dan animasi. Disini dapat digambarkan bahwa multimedia adalah suatu kombinasi data atau media untuk menyampaikan suatu informasi sehingga informasi itu tersaji dengan lebih menarik.
            Dalam definisi ini terdapat empat komponen penting multimedia yaitu:
1.    Harus ada komputer yang mengkoordinasi apa yang dilihat dan didengar yang berinteraksi    dengan kita.
2.    Harus ada link yang menghubungkan kita dengan informasi.
3.    Harus ada alat navigasi yang memandu kita,
4. Multimedia menyediakan tempat kepada kita untuk mengumpulkan, memproses dan mengkomunikasikan informasi dan ide.


B. Landasan Teoritis Penggunaan Multimedia Pembelajaran
            Pemerolehan pengetahuan dan ketrampilan, perubahan - perubahan sikap dan perilaku dapat terjadi karena interaksi antara pengalaman baru dengan pengalaman yang pernah dialami sebelumnya. Menurut Brunner dalam Media Pembelajaran mengatakan “ada 3 tingkatan utama modus belajar, yaitu : pengalaman langsung (enactive), pengalaman pictorial / gambar (iconic), dan pengalaman abstrak (symbolic).”11Ketiga tingkatan pengalaman itu saling berinteraksi dalam upaya memperoleh pengetahuan, ketrampilan, dan sikap yang baru. Agar proses belajar mengajar dapat berhasil dengan baik, siswa sebaiknya diajak untuk memanfaatkan semua alat inderanya. Guru berusaha untuk menampilkan rangsangan atau stimulus yang dapat diproses dengan berbagai indera. Semakin banyak alat indera yang digunakan untuk menerima dan mengolah informasi semakin besar kemungkinan informasi tersebut dimengerti dan dapat dipertahankan dalam ingatan. Dengan demikian, siswa diharapkan dapat menerima dan menyerap dengan baik dan mudah pesan-pesan dalam materi yang disajikan.

            Levie dan Levie menyimpulkan bahwa stimulus visual membuahkan hasil belajar lebih baik untuk tugas- tugas seperti mengingat, mengenali, dan menghubungkan-hubungkan fakta dan konsep. Stimulus verbal memberi hasil belajar yang lebih apabila pembelajaran itu melibatkan ingatan berurut-urutan. Oleh sebab itu belajar dengan menggunakan indera ganda yaitu pandang dan dengar akan memberi keuntungan bagi siswa. Siswa akan belajar lebih banyak materi yang disajikan dengan stimulus pandang dan dengar. Gambaran diatas sejalan dengan gambaran yang dibuat oleh Edgar Dale. Dale memperkirakan bahwa pemerolehan hasil belajar melalui indera pandang sekitar 75%, melalui indera dengar sekitar 13%, dan melalui indera lainnya sekitar 12%. Para ahli menyimpulkan bahwa kurang lebih 90% dari hasil belajar melalui indera pandang, 5% diperoleh melalui indera dengar , dan 5% lagi dari indera lainnya.



            Hasil belajar seseorang diperoleh mulai dari pengalaman langsung (konkret), kenyataan yang ada di lingkungan kehidupan seseorang, kemudian melalui benda tiruan, sampai kepada lambang verbal (abstrak). Semakin keatas dipuncak kerucut semakin abstrak media penyampaian pesan itu. Pengalaman langsung akan memberikan kesan paling utuh dan paling bermakna mengenai informasi dan gagasan yang terkandung dalam pengalaman itu. Oleh karena ia melibatkan indera penglihatan, pendengaran, perasaan, penciuman, dan peraba.

C. Manfaat Media Pembelajaran
            Disampaikan oleh Daryanto (2013: 5) bahwa proses belajar mengajar hakekatnya adalah proses komunikasi, penyampaian pesan dari pengantar ke penerima. Dalam proses belajar terdapat pesan yang hendak disampaikan. Pesan tersebut dapat berupa informasi yang mudah diserap oleh penerima, namun juga dapat berupa infomrasi yang abstrak atau sulit untuk diterima.  Ketika pesan yang disampaikan tidak dapat diterima oleh penerima maka diperlukan solusi yang dapat mengantarkan pesan tersebut. Sudjana dan Rivai (2013: 2) menyampaikan bahwa media pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar siswa, yaitu:1) Pengajaran akan lebih menarik perhatian siswa sehingga dapat menumbuhkan motivasi belajar. 2) Bahan pelajaran akan lebih jelas maknanya sehingga dapat lebih dipahami oleh siswa, dan memungkinkan siswa menguasai tujuan pembelajaran lebih baik. 3) Metode mengajar akan lebih bervariasi, tidak semata-mata penuturan verbal melalui penuturan kata-kata oleh guru. Sehingga siswa tidak bosan, dan guru tidak kehabisan tenaga, apalagi bila guru mengjar untuk setiap jam pelajaran. 4) Siswa lebih banyak melakukan kegiatan belajar, sebab tidak hanya mendengarkan uraian guru, tetapi juga aktivitas lain seperti mengamati, melakukan, mendemonstrasikan, dan lain-lain.


Permasalahan :

1. Sudjana dan Rivai (2013: 2) menyampaikan bahwa media pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Bagaimana mana kita dapat mengukur hasil belajar siswa dengan media?. Berikan alasan anda yang mendukung pernyataan di atas.
2. Sekarang ini banyak KBM menggunakan multimedia pembelajaran bukan pembelajaran konvensional lagi, bagaimana pendapat saudara mengenai kedua hal diatas. Manakah yang lebih tepat dan efektif digunakan untuk pendidikan sekarang ini. Dan coba anda berikan contoh pembelajaran untuk kedua gaya pembelajaran yang cocok dengan bahan ajar kimia.


13 komentar:

  1. maaf sebelumnya berdasarkan permasalahan no 1. media bukan alat ukur dalam proses pembelajaran namun media itu merupakan alat yang mendukung kelancaran proses pembelajaran. nah untuk alat ukur bisa digunakan tes baik tertulis maupun lisan. namun bisa dikatakan dengan adanya penggunaan media yang tepat sehingga dapat meningkatkan keingintahuan dan pemahaman siswa akan pembelajaran tersebut.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setuju dengan pendapat icha. Media bukan alat ukur. Namun keefektifan nya bisa diukur saat lroses pembelajaran dengan melihat respon, keingintahuan siswa, dan saat evaluasi belajar.

      Hapus
    2. Setuju dengan pendapat icha,
      Tidak tersedianya media pembelajaran seperti alat peraga untuk
      mendukung proses pembelajaran, memnyebabkan kurangnya hasil belajar siswa. Siswa menjadi cepat bosan untuk mengikuti pembelajaran sehingga hasil belajar siswa masih dibawah Kriteria.
      Media pembelajaran merupakan salah satu sarana untuk membantu
      meningkatkan efektivitas proses belajar mengajar. Kriteria pemilihan media harus dikembangkan sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai, kondisi dan keterbatasan yang ada dengan mengingat kemampuan dan sifat-sifat khasnya (karakteristik) media yang bersangkutan.

      Hapus
  2. saya akan menanggapi permasalahan no.1, Saya setuju dengan pernyataan yang menyatakan Media pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar siswa karena seperti yang kita tahu media pembelajaran sebagai alat bantu siswa dalam belajar. Misalnya Pada situasi di mana bahan pembelajaran yang sedang dipelajari siswa sangat sulit atau terlalu kompleks untuk dipahami, guru bisa menggunakan media pembelajaran yang mungkin dapat mempermudah belajar siswa. Bahan-bahan yang sulit dan kompleks ini misalnya, dapat disajikan dalam bentuk diagram, gambar, model-model, atau desain grafis lain yang menyederhanakan bahan pembelajaran yang terlalu sulit dan kompleks tadi sehingga menjadi lebih mudah dipahami. Media pembelajaran juga dapat meningkatkan minat siswa, guru bisa menggunakan media yang menarik misalnya dengan menampilkan ppt yang menyajikan video dan animasi sehingga siswa akan lebih tertarik karena mereka bisa melihat langsung seperti yang kita ketahui siswa akan lebih mudah memahami materi jika melihatnya secara langsung.
    namun kita tidak bisa mengukur hasil belajar dengan menggunakan media karena media bukan alat ukur tetapi alat bantu yang membantu siswa memahami materi

    BalasHapus
  3. Saya akan menanggapi permasalahan no.2 Dari hasil penelitian nilai rata-rata siswa yang diberi perlakuan pembelajaran menggunakan multimedia sebesar 85,00. Nilai tersebut masuk dalam kriteria nilai yang baik sekali. Nilai rata-rata siswa setelah diberi perlakuan pembelajaran konvensional sebesar 79,09. Nilai tersebut termasuk dalam kriteria baik. Hasil pengujian hipotesis yang pertama menyebutkan bahwa terdapat perbedaan secara signifikan hasil belajar antara siswa yang diajar dengan pembelajaran konvensional dan siswa yang diajar dengan pembelajaran menggunakan multimedia. Jadi dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan multimedia lebih efektif dibandingkan dengan pembelajaran konvrnsional.

    BalasHapus
  4. Saya akan menjawab permasalahan anda yang pertama dengan cara memilih media yang mampu mengukur kognitif,psikomotor Dan afektif siswa. Contohnya untuk kognitif gunakan media kuis, psikomotor dengan memberikan siswa tugas membuat suatu larutan Dan afektif dengan melihat pada metode diskusi

    BalasHapus
  5. saya ingin mencoba menanggapi permasalah pertama saudari menurut saya media apapun yang hendak dipakai kita harus melakukan evaluasi karena dengan begitu kita tahu seberapa jauh perkembangan siswa kita, dan kita tahu apakah materi yang diajarkan benar benar dipahami oleh siswa kita atau tidak.

    BalasHapus
  6. Baiklah, saya ingin menangggapi permasalahan anda yang pertama. Menurut pendapat saya kita dapat mengukur hasil belajar siswa sama saja dengan pembelajaran pada umumnya, yakni kita dapat memberikan tugas dan evaluasi berupa soal untuk mengetahui sejauh mana pemahaman siswa tentang materi yang telah diajarkan.

    BalasHapus
  7. baiklah saya akan menambahkan jawaban pertanyaan ni 1 dimana Menurut Suharsimi Arikunto dalam bukunya Evaluasi Pendidikan (1986: 26) menyebutkan “ Tes dibedakan menjadi tiga macam yaitu tes diagnostik, tes formatif, tes sumative”

    Tes diagnostik adalah tes yang digunakan untuk menentukan kelemahan dan kelebihan siswa dengan melihat gejala-gejalanya sehingga diketahui kelemahan dan kelebihan tersebut pada siswa dapat dilakukan perlakuan yang tepat.
    Tes formatif adalah untuk mengetahui sejauh mana siswa telah memahami suatu satuan pelajaran tertentu. Tes ini diberikan sebagai usaha memperbaiki proses belajar.
    Tes sumatif dapat digunakan pada ulangan umum yang biasanya dilaksanakan pada akhir catur wulan atau semester. Dari tes sumatif inilah prestasi belajar siswa diketahui. Dalam penelitian ini evaluasi yang digunakan adalah dalam jenis yang di titik beratkan pada evaluasi belajar siswa di sekolah yang dilaksanakan oleh guru untuk mengetahui prestasi belajar siswa.

    BalasHapus
  8. Menanggapi permasalhan nomor dua terkait pernyataan anda yang menyatakan bahwa sekarang ini banyak KBM menggunakan multimedia pembelajaran bukan pembelajaran konvensional lagi, menurut saya hal ini terjadi karena mengikuti perubahan zaman. di zaman era globalisasi seperti sekarang lebih mengembangkan TIK, terkecuali di daerah pedalaman yang masih menggunakan media konvensional dalam membantu proses belajar mengajar.

    BalasHapus
  9. saya akan menjawab pertanyaan nomor 1.
    Media adalah alat bantu untuk menjelaskan materi kepada siswa agar materi pembelajaran tersebut mudah dipahami oleh siswa, media yang digunakan harus sesuai dengan karakteristik siswa, jika media tersebut sesuai dengan karakteristik siswa, maka siswa akan memahami pembelajaran dan tidak merasa kebingungan, dari sinilah dapat dikatakan bahwa media dapat menentukan prestasi belajar siswa, siswa akan mudah memahami materi ajar dan akan dapat mengukur hasil belajar siswa.

    BalasHapus
  10. Saya menjawab no 1
    Menurut saya manfaat
    mediapembelajaran dalam proses belajar
    mengajar, salah satunya adalah siswa lebih
    banyak melakukan kegiatan belajar, sebab tidak
    hanya mendengarkan uraian dari guru, tetapi juga
    aktivitas lain seperti mengamati, melakukan,
    mendemonstrasikan dan lain-lain.dan siswa akan lebih aktif dalam bertanya atau diskusi

    BalasHapus
  11. Saya ingin mencoba menjawab pertanyaan nomor 2, Menurut saya di zaman dengan teknoli yang modern , lebih mengutamakan penggunaa media, karena dengan menggunkan media dapat membantu dan juga banyak keunnggulan yang didapatkan

    BalasHapus

MULTIMEDIA PEMBELAJARAN PADA ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0

A. Era Revolusi industri 4.0              Perubahan dunia kini tengah memasuki era revolusi industri 4.0 atau revolusi industri d...