A. Karakteristik E-learning
Menurut Rosenberg (2001) karakteristik E-learning bersifat jaringan, yang
membuatnya mampu memperbaiki secara cepat, menyimpan atau memunculkan kembali,
mendistribusikan, dan sharing pembelajaran dan informasi. ara baru dalam systembelajar dan mengajar dengan menggunakan
teknologi internet, dimana seorang pengajar (dosen) maupun mahasiswanya dapat
mengalami proses belajar mengajar tidak harushanya di kelas dan dalam waktu
yang bersamaan.
Manfaat dari
penggunaan e-learning dan juga blended learning dalam dunia pendidikan saat ini
adalah E-learning memberikan fleksibilitas dalam memilih waktu dan tempat untuk
mengakses pelajaran. mahasiswa tidak perlu mengadakan perjalanan menuju empat
pelajaran disampaikan, e-learning bisa dilakukan dari mana saja baik yang
memiliki akses ke Internet ataupun tidak.
E-learning
memberikan kesempatan bagi pembelajar secara mandiri memegang kendali atas
keberhasilan belajar. Pembelajar bebas menentukan kapan akan mulai, kapan akan
menyelesaikan, dan bagian mana dalam satu modul yang ingin dipelajarinya
terlebih dulu. Seandainya, setelah diulang masih ada hal yang belum ia pahami,
pembelajar bisa menghubungi instruktur, nara sumber melalui email, chat atau
ikut dialog interaktif pada waktu-waktu tertentu. Bisa juga membaca hasil
diskusi di message board yang tersedia di LMS (Learning Management System).
B. E-learning
kimia
Disini saya
mengunakan media elektronik dengan aplikasi whatsApp untuk menyampaikan suatu
materi pembelajaran yang saya muat di sebuah grup whatsApp, disana ada kegiatan
diskusi antar saya dengan para peserta didik saya.
Perlu kita
ketahui, WhatsApp Messenger atau WhatsApp saja adalah aplikasi pesan untuk smartphone dengan basic
mirip BlackBerry Messenger. WhatsApp Messenger merupakan aplikasi pesan lintas
platform yang memungkinkan kita bertukar pesan tanpa biaya SMS, karena WhatsApp
Messenger menggunakan paket data internet yang sama untuk email, browsing web, dan
lain-lain. Aplikasi WhatsApp
Messenger menggunakan koneksi 3G atau WiFi untuk
komunikasi data. Dengan menggunakan WhatsApp, kita dapat melakukan obrolan online, berbagi file,
bertukar foto dan lain-lain
WhatsApp ini
mengandalkan koneksi internet melalui jaringan GPRS/EDGE/3G atau wifi
untuk menjalankannya. Aplikasi WhatsApp ini tidak keluar (quit) saat tidak ada
koneksi internet. Anda dapat melihat kontak maupun perbincangan dengan teman
Anda walaupun tidak ada koneksi internet. Seperti pada BlackBerry Messenger, apabila tidak ada koneksi internet, Anda tetap dapat
membuka aplikasi tersebut
tetapi saat Anda coba untuk mengirim pesan, terdapat tanda jam yang menandakan
pesan Anda ditunda pengirimannya sampai terdapat koneksi internet.
Tanda pesan
sukses terkirim, sudah diterima, dan sudah dibaca
Fitur ini mirip sekali dengan BlackBerry Messenger. Kalau di BlackBerry Messenger menggunakan
tanda D dan R, di WhatsApp menggunakan tanda centang. Satu tanda centang
(berwarna abu-abu) berarti pesan berhasil dikirim, dua tanda centang (berwarna
abu-abu) berarti pesan telah diterima tetapi belum dibaca, dan dua tanda
centang berwarna biru berarti pesan telah di baca.[3] Apabila
tidak koneksi internet, akan muncul tanda jam yang mengartikan pengiriman pesan
tertunda. WhatsApp dapat mengirim file-file seperti :
1. Foto (langsung dari kamera,
file manager dan media galery)
2. Video (langsung dari video
kamera, file manager dan media galery)
3. Audio (langsung merekam
suara, dari file manager, dari music galery)
4. Location (Anda dapat
mengirim lokasi Anda dengan mengambil posisi Anda dari Google Maps)
5. Contact (mengirim detail
kontak dari tphonebook).
Adapun sasaran untuk kegiatan e-learning, yaitu :
1. Siswa mampu belajar secara mandiri dan dapat mengkonstrak pengetahuan sendiri.
2. Siswa dapat memanfaatkan ataupun bisa menggunakan media elektronik untuk kegiatan pembelajaran.
3. Siswa menambah wawasan pengetahuan anak karena disini anak, sendiri mencari pengetahuan sebanyak-banyaknya.
Adapun sasaran untuk kegiatan e-learning, yaitu :
1. Siswa mampu belajar secara mandiri dan dapat mengkonstrak pengetahuan sendiri.
2. Siswa dapat memanfaatkan ataupun bisa menggunakan media elektronik untuk kegiatan pembelajaran.
3. Siswa menambah wawasan pengetahuan anak karena disini anak, sendiri mencari pengetahuan sebanyak-banyaknya.
Untuk video saya mengajar dapat
teman-teman cek di https://www.youtube.com/watch?v=aZ_38evvf1I&t=23s
Berikut ini pembicaraan kami di
WhatsApp https://www.youtube.com/watch?v=pk0ZdhSSx-8
Permasalah
1.
Apakah aplikasi yang saya gunakan sudah cukup efektif untuk pembelajaran e-learning suatu kelas?
2.
Adakah aplikasi lebih baik digunakan sebagai e-learning yang lebih bagus dalam
pembelajaran kimia?
3. Apakah e-learning membutuhkan tahap evaluasi maupun penilaian?
3. Apakah e-learning membutuhkan tahap evaluasi maupun penilaian?

Saya akan menanggapi pertanyaan no. 2 Salah satu aplikasi yang dapat mendukung
BalasHapuspembelajaran e-learning adalah edmodo.
Edmodo adalah platform pembelajaran yang aman digunakan untuk guru, siswa, dan
sekolah yang berbasis sosial media. Selain itu, edmodo memiliki kemiripan dengan facebook
hanya saja lebih bersifat edukatif dan lebih banyak digunakan untuk kepentingan dunia
pendidikan. Edmodo memiliki banyak fitur yang dapat digunakan untuk pelaksanaan
pembelajaran. Fitur-fitur tersebut dapat dimanfaatkan sesuai dengan kebutuhann masing-
masing guru dan siswa. Fitur-fitur yang ada pada edmodo antara lain group (grup), library
(perpustakaan), note (catatan), assignment (penugasan), alert (pengumuman), dan lain
sebagainya.
Saya akan menjawab permasalahan aNDA yang pertama dimana kalau aplikasi WhatsApp untuk satu kelas kurang efektif, karena ditinjau kapasitas chat yang terlalu sulit dipahami jika setiap siswa di grup maka akan bingun melihatnya. Saya sarankan untuk menggunakan aplikasi edmodo.
BalasHapusBaiklah disini saya sependapat dengan saudari desi, dimana dalam suatu kelas biasanya kurang lebih terdiri dari 20 siswa dengan menggunakan Whats App dalam proses pembelajaran dirasa kurang efektif sebab jika terlalu banyak anggota di grup Whats App tersebut dan banyaknya komentar-komentar di grup tersebut akan membuat siswanya binggung dalam hal memahami dan mengerti, sebab jika semua anggota grup tersebut ikut berdiskusi, maka akan ada >100 pecakapan yg membuat siswanya menjadi binggung
HapusSaya akan menanggapi permasalahan no.3 menurut saya dalam e-learning juga butuh penilaian dan evaluasi karena e-learning sama seperti pembelajaran biasa yang di lakukan dengan menggunakan jaringan internet yang membutuhkan evaluasi dalam pembelajarannya untuk mengetahui apakah siswa sudah mengerti tentang materi yang diberikan
BalasHapusSaya akan menjawab pertanyaan no 2.
BalasHapusdimana apabila siswa dapat berpeeran aktif dalam diskusi pembelajaran, siswa sudah menganggapi segala sesuatu tentang materi dan dari hasi evaluasi apabila siswa sudah mengerti dan tujuan pembelajaran tercapai maka sudah dapat dikatakan efektif.
saya ingin mencoba menanggapi permasalahan ketiga saudari, meskipun E-Learning tidak dilakukan tatap muka tetap saja kita memerlukan evaluasi untuk melihat seberapa besar perkembangan siswa kita dalam belajar.
BalasHapusBaiklah, saya ingin menangggapi permasalahan anda yang ketiga. Menurut pendapat saya e- learning juga membutuhkan evaluasi seperti pembelajaran pada umumnya, karena kita harus mngetahui sejauh mana pemahaman siswa mengenai materi yang kita ajarkan, evaluasi dapat diberikan berupa tugas dan ujian.
BalasHapusbaik saya akan menambahkan jawaban permasalahan no 3
BalasHapusdalam suatu pembelajaran harus ada ealuasi maka dari itu pentingnya ealuasi pembelajaran. karena dari ealuasi bisa dilihat apakah tujuan pembelajaran tercapai.
menanggapi permasalahan ketiga evaluasi sangat dibutuhkan unuk mengukur tingkat pemahaman siswa akan materi yang disajikan dalam e-learning yang disajikan. eavaluasi juga menunjukkan adanya usaha mandiri siswa dalam mengerjakan tugas yang dimaksudkan siswa menjadi aktif dalam e-learning yang diterapkan.
Hapussaya akan menanggapi permasalahan sudari dimana Apakah e-learning membutuhkan tahap evaluasi maupun penilaian?
BalasHapusmenurut saya dalam semua pembelajaran memerlukan evaluasi dimana E-learning juga merupakan proses pembelajaran, dengan adanya evaluasi kita dapat mengetahui apakah siswa mampu memahami pembelajaran yang sudah disampaikan oleh guru, sehingga mampu menjawab dari tujuan pembelajaran
Saya sependapat dengan saudari anisa, bahwa dlm menggunakan e-learning dibutuhkan evaluasi dan juga penilaian terhadap hasil kerja si siswa. selain itu guru juga tidak boleh meninggalkan pemberitahuan tentang tujuan dari pembelajaran.dengan adanya tujuan maka siswa akan memiliki arahan dlam pencapaian belajar. Nah untuk proses evaluasi si guru dapat memberikan soal-soal yang harus dikerjakan sang siswa.
HapusBaiklah saya akan menjawab no 3
BalasHapusSaya sependapat dengan intan karna di dalam pembelajaran e-learning sangat diperlukan adanya evaluasi.jika tidak adanya evaluasi maka bukan dikatakan e-learning yang baik.